Rabu, 19 Desember 2018

IBLIS



                   IBLIS

Dalam sejarah Islam, iblis -yang bernama asli Azazil- tercatat berasal dari bangsa jin, bangsa yang ada sebelum manusia ada.

Izazil adalah nama asli dari Iblis. Ia merupakan nenek moyang para Jin, sebelum diciptakannya Adam.
Azâzîl pernah menjadi Imam para malaikat atau Sayyid Al-Malaikat (Penghulu para Malaikat), Khazin Al-Jannah (Bendaharawan Surga), dan Abu Al-Jan (Bapak para Jin).


     📘Dari golongan apa
             Azazil itu?

👅Hasan Basri mengatakan, “Iblis itu sama sekali bukan termasuk golongan malaikat.”

👅Syahar bin Hausyab mengatakan, “Iblis itu termasuk golongan jin. [hal ini juga dijelaskan dalam firman Allah di surat Al-Kahfi ayat 50: Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu kepada Adam!” Maka merekapun sujud kecuali Iblis. Dia adalah dari (golongan) jin, maka dia mendurhakai perintah Tuhannya.]
Ketika mereka telah berbuat kerusakan di muka bumi, Allah mengutus sejumlah tentara dari golongan malaikat untuk menghentikan dan mengasingkan mereka ke pulau-pulau terpencil. Iblis adalah salah satu dari mereka yang ditawan itu, dan kemudian dibawa oleh para malaikat ke atas langit hingga ia menetap di sana bersama mereka. Lalu ketika para malaikat diperintahkan oleh Allah untuk bersujud, maka iblis pun membangkang dan tidak mau menaati perintah tersebut.”

👅Sejumlah ulama seperti Ibnu Mas’ud, Ibnu Abbas, dan Said bin Musayib, mengatakan, “Iblis itu adalah pemimpin para malaikat yang ada di langit dunia (langit yang paling bawah dari tujuh lapisan langit).”

👅Ibnu Abbas menambahkan, “Iblis itu bernama Azazil.” Dalam riwayat lain, Ibnu Abbas menyatakan bahwa iblis itu bernama Al-Harits. Sedangkan An-Nuqasy mengatakan, “Iblis memiliki nama alias, yaitu Abu Kurdus.”

👅👅Pada suatu riwayat Ibnu Abbas mengatakan, “Iblis termasuk kelompok malaikat yang disebut al-hin, dan ditugaskan untuk menjaga surga.  Iblis kala itu adalah salah satu makhluk yang paling dihormati, paling rajin beribadah, dan paling banyak ilmunya. Ia berparas rupawan dan memiliki empat sayap, namun akhirnya ia menjadi buruk rupa setelah Allah mengusirnya dari surga.”


Azazil beribadah kepada Tuhan, 60 ribu tahun lamanya - sebagian menyebutkan 6 ribu tahun. Dan secara ritual ibadah, Azazil dikenal sangat kuat sehingga ia ditunjuk sebagai "Imam Besar" oleh bangsanya.

Azazil hanya tidak mau taat pada Tuhan saat diperintahkan tunduk pada Nabi Adam as. Ia menjadi sombong dengan ibadahnya karena merasa -dalam segi apapun- dia lebih unggul dari manusia.

Begitulah nasib Azazil yang akhirnya dikutuk dan bersumpah bahwa ia akan menyesatkan semua anak Adam karena dendam pribadinya.
           Wallaahu a'lam