Sabtu, 31 Mei 2014

Doa untuk Epilepsi Fisik



Doa untuk Epilepsi Fisik
(bukan sihir)



Pengobatan penyakit ini melalui doa / ruqyah memerlukan kesungguhan baik peruqyah yang menanganinya maupun bagi penderita jika ia lakukan ruqyah / pengobatan sendiri.

Bagi penderita yang hendak melakukan pengobatan sendiri, maka bisa mengamalkan secara rutin dan sungguh-sungguh ayat-ayat dibawah ini.

Tata caranya:
1)      Dalam kondisi suci dari hadas
2)      Duduk menghadap kiblat
3)      Awali dengan:
·         Syahadat 3 x
·         Istighfar 3 x
·         Shalawat Nabi 3 x
·         Laa haula walaa quwwata illaa billaah 3 x
4)      Baca 4 surat dibawah ini dengan khusyu’ pagi selesai shalat shubuh dan sore menjelang maghrib, masing-masing 3 / 7 x.
5)      Lakukan terus-menerus jangan putus, coba lihat perkembangannya setelah 1 bulan mengamalkan.



1.             سورة الفاتحه:
 أعوذ بالله من الشيطان الرجيم. بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ (1) الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (2) الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ (3) مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ (4) إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ (5) اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ (6) صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ (7)
2.            آية الكرسي:
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم بسم الله الرجمن الرحيم. اللّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لاَتَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا ‏فِي الأَرْضِمَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَأَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ ‏يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلاَّبِمَا شَاء وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ وَلاَ يَؤُودُهُ‏حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ)
3.            آخر آية في سورة الفتح:
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم بسم الله الرحمن الرحيم.  مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ تَرَاهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِمْ مِنْ أَثَرِ السُّجُودِ ذَلِكَ مَثَلُهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَمَثَلُهُمْ فِي الْإِنْجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآَزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَى عَلَى سُوقِهِ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ مِنْهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا.)
4.            أخر الحشر:
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم بسم الله الرجمن الرحيم (  لَوْ أَنزلْنَا هَذَا الْقُرْآنَ عَلَى جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُ خَاشِعًا مُتَصَدِّعًا مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ وَتِلْكَ الأمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ (21) هُوَ اللَّهُ الَّذِي لا إِلَهَ إِلا هُوَ عَالِمُالْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ (22) هُوَ اللَّهُ الَّذِيلا إِلَهَ إِلا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُالْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ (23( هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الأسْمَاءُ الْحُسْنَىيُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ )(24)

6)      Berdoa dan memohon kesembuhan atas kebarakahannya amalan tersebut.


Selamat mengamalkan

Kesembuhan hanyalah milik Allah


Kamis, 29 Mei 2014

RUQYAH JIN MUSLIM DAN FASIH BACA AL-QUR’AN



RUQYAH JIN MUSLIM
DAN FASIH BACA AL-QUR’AN



Kehidupan antara jin dan manusia.

Kehidupan jin tak jauh bedanya dengan kehidupan manusia. Golongan jin ada yang muslim (jin muslim) dan ada juga yang kafir (iblis), begitupun manusia ada muslim dan non muslim (kafir).
Golongan jin muslim ada yang taat menjalankan islamnya dan ada juga tidak (sekedar beragama islam),  begitupun manusia ada muslim yang taat menjalankan islamnya dan ada juga yang tidak taat (islam KTP).

Bagi jin muslim yang taat menjalankan islamnya mereka tidak mau mengganggu atau mempengaruhi kehidupan manusia, seperti masuk kedalam tubuh dan membuat penyakit bagi manusia.  Begitupun manusia muslim, mereka yang taat menjalankan islamnya mereka tidak mau mempengaruhi, mengganggu /  ikut campur urusan tetangga / orang lain.

Golongan jin muslim mereka gemar mendengar dan membaca Al-qur’an. Bahkan diantara mereka ada yang lebih fasih bacaannya daripada manusia.  



Hasil Dialog

Pasien ini adalah seorang wanita yang sudah berumur kira-kira 50 tahun.  Ia adalah seorang yang tekun beribadah, seperti shalat dan baca Al-qur’an dan aktif  juga dalam kegiatan pengajian kaum ibu.  Ia menghubungi saya untuk meruqyahnya karena mengeluhkan rasa sakit dibagian kepala dan pundak sebelah kanan.  Ia tidakmmenyangka kalau keluhannya itu disebabkan kejahatan jin dibadannya.

Al-hamdulillah, ketika saya bacakan ayat ruqyah kira-kira baru berjalan 10 menit, tiba-tiba si pasien langsung menangis dan tak sadarkan diri (kesurupan).   

Kemudian bacaan ruqyahnya saya hentikan dan saya ajak  jin itu untuk berdialok. Dari beberapa  pertanyaan yang saya sampaikan kepadanya semuanya dijawab olehnya.

Diantara tanya jawab saya:

·         Apakah kamu muslim ?   =  Ya saya muslim.
·         Apakah kamu bisa baca Al-qur’an ?   =   Ya saya bisa baca Al-qur’an, bahkan aku lebih fasih dari orang ini (pasien). 
·         Coba kamu baca Ayat Kursy !  =   Dengan fasih ia baca Ayat Kursy sampai selesai.
·         Untuk membuktikan kebenaran kalau kamu benar muslim, maukah kamu saya sumpah atas nama Allah dan mengikuti ucapan saya ?   =  Ya saya siap disumpah.  Kemudian saya bacakan ayat-ayat sumpah beserta artinya dan jin itupun menirukannya sampai selesai.

Bunyi sumpahnya:

“Saya bersumpah Atas nama Allah Yang Maha Kuasa dan Perkasa. ”Dengan Haq Allah yang Maha Kuasa,  bahwa Allah Ta’ala berfirman”:  

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَلَا يَغُرَّنَّكُمْ بِاللَّهِ الْغَرُورُ (5)
“Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah.”

اتَّخَذُوا أَيْمَانَهُمْ جُنَّةً فَصَدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ فَلَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ (16)
“Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka halangi (manusia) dari jalan Allah; karena itu mereka mendapat azab yang menghinakan.”

“ Demi Allah,  Bahwa  saya benar-benar sudah bertaubat kepada-Nya dan beragama islam.
Demi Allah,  Bahwa  saya benar-benar berniat keluar dari tubuh orang ini dan tidak akan kembali untuk selamanya.”
Demi Allah, Bahwa  saya benar-benar jujur dalam sumpah yang saya ucapkan ini karena takut dengan ancaman dan azab Allah yang telah berfirman”: 

وَلَا تَتَّخِذُوا أَيْمَانَكُمْ دَخَلًا بَيْنَكُمْ فَتَزِلَّ قَدَمٌ بَعْدَ ثُبُوتِهَا وَتَذُوقُوا السُّوءَ بِمَا صَدَدْتُمْ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَلَكُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ (94)
“Dan janganlah kamu jadikan sumpah-sumpahmu sebagai alat penipu di antaramu, yang menyebabkan tergelincir kaki (mu) sesudah kokoh tegaknya, dan kamu rasakan kemelaratan (di dunia) karena kamu menghalangi (manusia) dari jalan Allah; dan bagimu azab yang besar.”


·       Kenapa kamu masuk ke tubuh manusia dan menyebabkan orang ini sakit  =  Saya kasihan sama orang ini, orang ini baik dan penyabar tetapi sering dimarahi oleh suaminya.
·    Kamu muslim tetapi tidak taat terhadap islammu, karena kamu masih mau masuk ke tubuh manusia dan mempengaruhinya  =  Ya memang saya muslim tetapi tidak taat kepada Allah, saya minta maaf, saya mau keluar sendiri.


Kemudian saya sampaikan nasehat agar ia bertaubat dan taat kepada Allah dan setelah keluar nanti, jangan kembali lagi masuk ke tubuh orang ini untuk selamanya. Jin itu menerima nasehat saya dan berjanji tidak akan kembali lagi, katanya.

Ketika jin itu hendak keluar dari tubuh pasien, ia berkata sambil membungkukkan badannya didepan saya: “Saya minta maaf, saya mau keluar “Assalaamu’alaikum”.  Setelah itu, tiba-tiba si pasien langsung tersungkur dilantai tempat duduknya dan sadar seketika dan hilang pula rasa sakit di kepala dan pundaknya.  Al-hamdulillaah.



Kesembuhan hanyalah milik Allah


Rabu, 28 Mei 2014

RUQYAH JARAK JAUH DENGAN MEDIA AIR



RUQYAH JARAK JAUH  DENGAN MEDIA AIR



Ruqyah dengan media air.

Dari ‘Aisyah ra, ia berkata:

كان النبي صلى الله علية وسلم يقرأ و يرقي نفسه ويمسح بكفه على وجهه بعد أن يدخلها في ركوة بها ماء ويقول لا إله إلا الله إن للموت لسكرات اللهم اعني على سكرات الموت.
“Nabi saw membaca ayat-ayat Al-qur’an dan meruqyah untuk dirinya sendiri dan mengusapkan telapak tangannya pada muka sesudah memasukkannya kedalam gelas berisi air dan beliau membaca “Laa ilaaha illalloohu inna lilmauti lasakarootun, alloohumma a’innii ‘alaa sakarootil mauut”. Artinya: ”Tiada Tuhan selain Allah, sesungguhnya kematian itu ada sekaratnya ([1]), ya Allah tolonglah aku dari sakaratul maut”.


Diriwayatkan dari Shalih putra Imam Ahmad, ia berkata:

ربما اعتللت فيأخذ أبي قدحا فيه ماء فيقرأ عليه ويقول لي : اشرب منه ، واغسل وجهك ويديك. ونقل عبدالله أنه رأى أباه يعوذ في الماء ويقرأ عليه ويشربه ، ويصب على نفسه منه .
“Ketika aku sakit maka ayahku mengambil tempat berisi air, maka kemudian dibacakannya ayat-ayat Al-qur’an lalu berkata kepadaku:”Minumlah dan basuhlah muka dan kedua tanganmu dengan air ini”.


Sahkah Ruqyah Jarak Jauh?

Ruqyah adalah doa (permohonan) kepada Allah melalui wasilah ayat / doa nabi, dengan harapan agar Allah menurunkan keberkahan dan fadhilahnya, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.  Allah dalam menurunkan ijabahnya tidak mengenal jarak dan waktu.  Maka sah-sah saja mendoakan / meruqyah orang lain dengan jarak jauh selagi prakteknya tidak menyalahi syari’at.

Dari Abi darda’ ra, Nabi saw bersabda:
دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ ، عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ : آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ  .
“Doa seorang muslim untuk saudaranya (sesama muslim) tanpa diketahui olehnya adalah doa mustajabah. Di atas kepalanya (orang yang berdoa) ada malaikat yang telah diutus, sehingga setiap kali dia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, maka malaikat yang diutus tersebut akan mengucapkan, “Amin dan kamu juga akan mendapatkan seperti itu.” HR. Muslim.




                           Melayani  ruqyah jarak jauh dengan media air


Untuk memberi kemudahan bagi penderita yang berdomisili jauh yang memerlukan pertolongan pengobatan maka kami melayani ruqyah jarak jauh melalui media air yang untuk terapi pengobatan beberapa macam penyakit.


Manfaat Air Ruqyah:

Atas idzin Allah swt, air ruqyah ini akan membawa manfaat:

1.      Untuk terapi penyembuhan segala macam penyakit, ringan atau berat.
v  Penyakit medis: Syaraf, kecerdasan otak, kanker, tumor, gangguan pendengaran, jantung, paru-paru (asma), pembuluh darah, tulang keropos, rahim, sinus, darah tinggi (hipertensi), sakit kepala migren, ginjal, kelenjar gondok, diabetes, demam berdarah, rematik dan asam urat, kandung kemih.
v  Non medis: sihir, gangguan jin / ‘ain (mata jahat), gangguan usaha, gangguan jodoh, gangguan keturunan, anak bandel dll.

2.      Untuk pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Minumkan air ruqyah ini dan usapkan pada tubuh jika memungkinkan. Ini akan sangat baik karena dipadukannya  kedua jenis obat, yaitu Al-qur’an dan obat-obatan kimia.
3.    Untuk mengusir gangguan jin didalam rumah. Siram / percikkan air ini pada seluruh ruangan rumah kecuali kamar mandi (bisa menggunakan alat semprot air), mulailah dari depan rumah.
4.   Untuk konsumsi keluarga. Air ruqyah ini bisa di konsumsi oleh siapapun baik untuk pengobatan, pembentengan keluarga atau rumah tempat tinggal.



Cara Pemesanan:

1.      Kirimkan via sms / telepon tentang pasien:
a)      Nama lengkap dan jenis kelamin.
b)      Jenis penyakit / keluhannya (medis atau non medis). Karena beda keluhan beda juga amalan ruqyahnya.
c)      Letak keluhannya dibagian mana.
d)     Sudah berapa lama menghadapi keluhan tersebut.
2.      Pelaksanaan ruqyah siang / malam sesuai kesepakatan.
3.      Infaq seikhlasnya via Bank Mandiri No Rekening:  129-00-0235138-0.  Atas nama: M. Mustofa. Lalu
      konfirmasikan kepada kami jika sudah transfer (tanpa menyebut nominalnya), kemudian ruqyah kami laksanakan. 



Persyaratan Ruqyah:

1.      Siapkan 1 galon air aqua atau air zam-zam.
2.      Untuk ekonomisnya gunakan kartu Handphone Telkomsel / Indosat sesuai nomor hp kami : 0813-89 444 216  -  0856-91315726.
3.    Aktifkan hp anda dengan suara dikeraskan (loudspeaker) – letakkan hp diatas galon yang sudah dibuka tutupnya dengan posisi layar menghadap kebawah agar energi Al-Qur’an masuk kedalam air secara maximal. (Handphone jangan diangkat / non aktifkan hingga selesai).
4.      Durasi ruqyah kira-kira 1 jam. Tapi bisa kurang dan bisa lebih tergantung dari jenis penyakitnya serta berat / ringan.  Sebelum pembacaan ruqyah kami awali dahulu dengan ritual ibadah shalat hajat dan permohonan kepada Allah swt.


Cara Pemakaian:

1.      Gunakan air ruqyah ini untuk minum dan mandi.
·       Untuk minum, setidaknya sehari tiga gelas (pagi, siang dan malam). Tapi sebaiknya gunakan air ini setiap kali minum.
·   Untuk mandi, ambil air 1 botol aqua ukuran 600 ml lalu campurkan pada air yang akan dipergunakan buat mandi. Atau cukup dibalurkan jika pasien yang tidak bisa mandi.
2.   Apabila setelah pemakaian air ruqyah 1 galon (habis) belum ada perubahan sama sekali, maka silahkan anda berhenti / melanjutkan terapi ini.  Tapi jika sudah mulai ada perubahan maka sebaiknya anda lanjutkan, barangkali Allah akan menurunkan kesembuhan melalui upaya ini walaupun angsurannya perlahan-lahan. Aamiin.

           
Tambahan informasi:

 Terapi ruqyah dengan metode ini diperlukan kasabaran dan tidak cepat putus asa. Asalkan kita sabar dan banyak tawakkal insya allah harapan kita  perlahan-lahan akan ketemu jalannya.
Untuk pasien jauh, disamping meminum air ruqyah sebaiknya dilanjutkan pula dengan ruqyah sekalipun dengan jarak jauh.
 Semoga harapan bapak / ibu / saudara segera dikabulkan oleh Allah swt, aamiin yaa robbal ‘aalamiin.

Nabi bersabda:
“Sesungguhnya besarnya hasil (kesembuhan) yang akan diraih disesuaikan dengan besarnya perjuangan / pengorbanan”.

Kesembuhan & keberhasilan hanyalah atas idzin Allah





[1]   Masa-masa kritis mengadapi kematian yang sudah tidak ada lagi harapan untuk bisa hidup.

                         

Senin, 26 Mei 2014

Tauhid dalam Ibadah dan Doa (Kajian Keenam)



Tauhid dalam Ibadah dan Doa


1)      Kewajiban setiap manusia secara umum:

a.       Beribadah. QS. Adz-Dzariyat: 56.
                        “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.

b.      Berdoa (mohon kepada Allah). QS. Mu’min:60.
     “Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.

2)      Menjadikan Allah satu-satunya tempat mengabdi, memohon dan berlindung. QS. Al-Fatihah: 5.  Al-Baqarah:257.
Hanya Engkaulah yang kami sembah ([1] ), dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan([2]).
               Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman).

3)      Tidak mencampur dengan kemusyrikan
Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah.QS. Al-Baqarah: 165.

Contoh:
1.        Bersekutu dengan setan / jin. QS. Jin: 6  / Maryam: 44 / Yasin: 60.
Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan ( [3] ) kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan. QS.Jin:6.

2.        Menyembah bulan / matahari. QS. Fushshilat: 37.
Janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah Yang menciptakannya, Jika Ialah yang kamu hendak sembah.

3.        Menyembah berhala: QS. Al-An’am: 74.
Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya, Aazar ( [4]), "Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata."

4.        Menyembah Nabi dan Malaikat. QS. Ali-Imran: 79-80.
Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia: "Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah." Akan tetapi (dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani ([5] ), karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya. 

Dan (tidak wajar pula baginya) menyuruhmu menjadikan malaikat dan para nabi sebagai tuhan. Apakah (patut) dia menyuruhmu berbuat kekafiran di waktu kamu sudah (menganut agama) Islam?".

5.        Menyembah Tuhan yang di sembah oleh kafirin, atau menukar sesembahan dengan mereka. QS. Al-kafirun: 2-3.
Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.

6.        Menyembah hawa nafsunya. QS. Al-Furqan: 43.
Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?,

       Syirik ada tiga:

1.            Syirkul khafy (syirik samar). 
Nabi saw bersabda:
“Hai manusia! Jauhilah syirik-syirik samar. Sahabat bertanya: Ya Rasulallah, apa syirik samara itu?  Beliau menjawab: “Yaitu seseorang shalat dengan sebaik mungkin dan bersungguh-sungguh karena di lihat manusia, itulah syirik samar.  HR. Ibnu Khuzaimah, Al-Bani menyebut hadis ini Hasan.

Keterangan:
Amalan ini belum ada maksud memperlihatkan kepada orang lain.   Jika ada maksud maka hukumnya menjadi syirik kecil.

2.            Syirkul ashghar (syirik kecil).

·      Riya’
“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan terhadapmu adalah syirik kecil. Sahabat bertanya: Apa syirik kecil itu ya rasul ? Beliau menjawab: yaitu riya’ (beramal bukan karena Allah). HR. Ahmad dan Baihaqi.

·      Bersumpah bukan atas nama Allah
من حلف بغير الله فقد أشرك
“Barang siapa  bersumpah dengan selain Allah, maka sesungguhnya ia telah menyekutukan Allah.” (Shahih, Jami’ Shaghir)

3.            Syirkul akbar (syirik besar). Seperti macam-macam syirik tersebut di atas ( nomor 1 s/d 6).

Janganlah kamu sembah di sam­ping (menyembah) Allah, tuhan apapun yang lain. (Qs. al-Qashash: 88).

4)      Mohon pertolongan dengan tetap sabar dan shalat. QS. Albaqarah: 45.
Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',

5)      Yakin tidak ada  pertolongan selain dari Allah. QS. Ali-Imran: 126.
Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala bantuan itu melainkan sebagai khabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.




[1]   Na'budu diambil dari kata 'ibaadat: kepatuhan dan ketundukkan yang ditimbulkan oleh perasaan terhadap kebesaran Allah, sebagai Tuhan yang disembah, karena berkeyakinan bahwa Allah mempunyai kekuasaan yang mutlak terhadapnya.

[2]   Nasta'iin (minta pertolongan), terambil dari kata isti'aanah: mengharapkan bantuan untuk dapat menyelesaikan suatu pekerjaan. Maksudnya pertolongan yang bersifat rohani, contoh minta tolong untuk kemudahan usaha / rizqi dll.  Bukan minta tolong yang bersifat jasmani, contoh minta tolong mengangkat beban berat, mengobati penyakit dll.
[3]   Ada di antara orang-orang Arab bila mereka melintasi tempat yang sunyi, maka mereka minta perlindungan kepada jin yang mereka anggap penguasa tempat itu.

[4]   Di antara mufassirin ada yang berpendapat bahwa yang dimaksud dengan Abiihi (bapaknya) ialah pamannya.

[5]   Rabbani ialah orang yang sempurna ilmu dan takwanya kepada Allah s.w.t.