Kamis, 29 Mei 2014

RUQYAH JIN MUSLIM DAN FASIH BACA AL-QUR’AN



RUQYAH JIN MUSLIM
DAN FASIH BACA AL-QUR’AN



Kehidupan antara jin dan manusia.

Kehidupan jin tak jauh bedanya dengan kehidupan manusia. Golongan jin ada yang muslim (jin muslim) dan ada juga yang kafir (iblis), begitupun manusia ada muslim dan non muslim (kafir).
Golongan jin muslim ada yang taat menjalankan islamnya dan ada juga tidak (sekedar beragama islam),  begitupun manusia ada muslim yang taat menjalankan islamnya dan ada juga yang tidak taat (islam KTP).

Bagi jin muslim yang taat menjalankan islamnya mereka tidak mau mengganggu atau mempengaruhi kehidupan manusia, seperti masuk kedalam tubuh dan membuat penyakit bagi manusia.  Begitupun manusia muslim, mereka yang taat menjalankan islamnya mereka tidak mau mempengaruhi, mengganggu /  ikut campur urusan tetangga / orang lain.

Golongan jin muslim mereka gemar mendengar dan membaca Al-qur’an. Bahkan diantara mereka ada yang lebih fasih bacaannya daripada manusia.  



Hasil Dialog

Pasien ini adalah seorang wanita yang sudah berumur kira-kira 50 tahun.  Ia adalah seorang yang tekun beribadah, seperti shalat dan baca Al-qur’an dan aktif  juga dalam kegiatan pengajian kaum ibu.  Ia menghubungi saya untuk meruqyahnya karena mengeluhkan rasa sakit dibagian kepala dan pundak sebelah kanan.  Ia tidakmmenyangka kalau keluhannya itu disebabkan kejahatan jin dibadannya.

Al-hamdulillah, ketika saya bacakan ayat ruqyah kira-kira baru berjalan 10 menit, tiba-tiba si pasien langsung menangis dan tak sadarkan diri (kesurupan).   

Kemudian bacaan ruqyahnya saya hentikan dan saya ajak  jin itu untuk berdialok. Dari beberapa  pertanyaan yang saya sampaikan kepadanya semuanya dijawab olehnya.

Diantara tanya jawab saya:

·         Apakah kamu muslim ?   =  Ya saya muslim.
·         Apakah kamu bisa baca Al-qur’an ?   =   Ya saya bisa baca Al-qur’an, bahkan aku lebih fasih dari orang ini (pasien). 
·         Coba kamu baca Ayat Kursy !  =   Dengan fasih ia baca Ayat Kursy sampai selesai.
·         Untuk membuktikan kebenaran kalau kamu benar muslim, maukah kamu saya sumpah atas nama Allah dan mengikuti ucapan saya ?   =  Ya saya siap disumpah.  Kemudian saya bacakan ayat-ayat sumpah beserta artinya dan jin itupun menirukannya sampai selesai.

Bunyi sumpahnya:

“Saya bersumpah Atas nama Allah Yang Maha Kuasa dan Perkasa. ”Dengan Haq Allah yang Maha Kuasa,  bahwa Allah Ta’ala berfirman”:  

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَلَا يَغُرَّنَّكُمْ بِاللَّهِ الْغَرُورُ (5)
“Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah.”

اتَّخَذُوا أَيْمَانَهُمْ جُنَّةً فَصَدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ فَلَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ (16)
“Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka halangi (manusia) dari jalan Allah; karena itu mereka mendapat azab yang menghinakan.”

“ Demi Allah,  Bahwa  saya benar-benar sudah bertaubat kepada-Nya dan beragama islam.
Demi Allah,  Bahwa  saya benar-benar berniat keluar dari tubuh orang ini dan tidak akan kembali untuk selamanya.”
Demi Allah, Bahwa  saya benar-benar jujur dalam sumpah yang saya ucapkan ini karena takut dengan ancaman dan azab Allah yang telah berfirman”: 

وَلَا تَتَّخِذُوا أَيْمَانَكُمْ دَخَلًا بَيْنَكُمْ فَتَزِلَّ قَدَمٌ بَعْدَ ثُبُوتِهَا وَتَذُوقُوا السُّوءَ بِمَا صَدَدْتُمْ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَلَكُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ (94)
“Dan janganlah kamu jadikan sumpah-sumpahmu sebagai alat penipu di antaramu, yang menyebabkan tergelincir kaki (mu) sesudah kokoh tegaknya, dan kamu rasakan kemelaratan (di dunia) karena kamu menghalangi (manusia) dari jalan Allah; dan bagimu azab yang besar.”


·       Kenapa kamu masuk ke tubuh manusia dan menyebabkan orang ini sakit  =  Saya kasihan sama orang ini, orang ini baik dan penyabar tetapi sering dimarahi oleh suaminya.
·    Kamu muslim tetapi tidak taat terhadap islammu, karena kamu masih mau masuk ke tubuh manusia dan mempengaruhinya  =  Ya memang saya muslim tetapi tidak taat kepada Allah, saya minta maaf, saya mau keluar sendiri.


Kemudian saya sampaikan nasehat agar ia bertaubat dan taat kepada Allah dan setelah keluar nanti, jangan kembali lagi masuk ke tubuh orang ini untuk selamanya. Jin itu menerima nasehat saya dan berjanji tidak akan kembali lagi, katanya.

Ketika jin itu hendak keluar dari tubuh pasien, ia berkata sambil membungkukkan badannya didepan saya: “Saya minta maaf, saya mau keluar “Assalaamu’alaikum”.  Setelah itu, tiba-tiba si pasien langsung tersungkur dilantai tempat duduknya dan sadar seketika dan hilang pula rasa sakit di kepala dan pundaknya.  Al-hamdulillaah.



Kesembuhan hanyalah milik Allah


Posting Komentar