Kamis, 01 Mei 2014




MANUSIA YANG MENGAKU NABI


عن أبي هريرة عن النبي r قال:

«لا تقوم الساعة, حتى يبعث دجّالون كذّابون, قريب من ثلاثين كلهم يزعم أنه رسول الله».رواه البخاري ومسلم

“Kiamat tidak akan terjadi sebelum dibangkitkan para dajjal (pendusta) yang berjumlah sekitar tiga puluh orang. Semuanya mengklaim bahwa dirinya adalah Rasul (utusan) Allah”. (HR: Al-Bukhari dan Muslim).



Masa jahiliyah dan sebelum islam

1.               Zoroaster (Persia, 660-583 SM), kitab suci: Avesta. Mati terbunuh dalam perang melawan Bactria (Balkh).
2.               Mazdak (Persia, 487-523 M), pendiri aliran Mazdakiyah (Serba Boleh dan Semua Halal), kitab suci: Zanda. Mati dibunuh.
3.               Amru bin Luhayyi, (dari Kabilah Khuza’ah), orang yang pertama kali merubah agama Nabi Ibrahim dan Ismail menjadi kemusyrikan dan penyembahan berhala.
4.               Marcion (Roma, ± 144 M), pembentuk gereja Marcionite dan pemahaman Marcionisme.
5.               Mani (Persia, ± 242 M), pendiri agama Manichaeisme (al-Maniwiyah). Mati dibunuh, dikuliti, dan kulitnya diisi jerami dan digantung oleh Bahram.
6.               Daishan, pendiri aliran Daishaniyah yaitu suatu aliran ber-tuhan dua di Persia dari agama Majusi.


Masa Nabi saw dan sesudahnya

7.               Sajah binti Al-Harits bin Suwaid bin Aqfan at-Tamimiyah dari Bani Yarbu (mati tahun 55 H/675 M). Seorang dukun wanita yang mengaku Nabi di zaman Abu Bakar ash-Shiddiq dan kemudian dinikahi oleh Musailamah al-Kadzdzab. Sete-lah Musailamah terbunuh, Sajah melarikan diri ke Irak kemudian masuk Islam dan mati dalam keadaan Islam.
8.               Abdullah bin Muawiyah bin Abdullah bin Ja’far bin Abi Thalib. Sempalan Syiah yang meyakini reinkarnasi (kembali-nya ruh orang yang sudah mati) dari satu orang ke orang lain. Dia mengaku Tuhan dan Nabi sekaligus.
9.               Mirza Ali Mohammad (abad 19). Pendiri agama Babisme dan penganut Syiah, dihukum mati oleh pemerin-tah Iran tahun 1843.
10.           Muhammad Abdur Razak Abul ‘Ala, seorang tukang jahit yang mengaku nabi yang berasal dari kairo.
11.           Muhammad Bakri, asal Yaman orang yang mengaku sebagai nabi namun kemudian dibunuh oleh pengikut-nya sendiri, kemudian disalib di atas papan kayu.
12.           Tsurayya Manqus, seorang wanita peneliti, cendekiawan dalam bidang sejarah dari Yaman yang mengaku sebagai Nabi.
13.           Musailamah al-Kadzdzab (usia 150 tahun, mati tahun 12 H/633 M). Memiliki pasukan 40.000 orang. Mati dibunuh oleh Wahsyi dengan tombaknya pada masa Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq. Adalah seorang yang mencoba merubah Al-qur’an, misalnya surat Al-Fil, dengan kalimat: 
«الفیل و ما الفیل و ما ادراك ما الفیل له ذنب وثیل و خرطوم‏ طویل‏»
“Gajah, apakah gajah itu? Ia memiliki ekor yang pendek dan belalai yang panjang.”

14.           Thalihah bin Khuwailid Asadi. Dia adalah orang Iran yang pernah mengaku sebagai nabi sepeninggal Rasulullah Saw. Ia mempunyai segelintir pengikut. Pasukan Islam yang dipimpin oleh Khalid bin Walid memerangi mereka dan mereka terbunuh di peperangan tersebut.
15.           Al-Aswad al-Ansi (11 H/632 M) atau Abhalah bin Ka’ab bin Auf al-Ansi al-Madzhiji , seorang dukun dari Yaman. Mati dibunuh oleh Fairuz, kerabat istri al-Aswad.
16.           Al-Mukhtar bin Abi Ubaid (Thaif, 622-687 M/67 H), pe-nganut Syiah yang mengaku Nabi dan mendapat wahyu. Dia adalah saudara iparnya Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu. Mati dibunuh oleh Mush’ab bin Az-Zubair di Harura.
17.           Mirza Husein Ali. Pendiri agama Bahaisme (pengganti Babisme) dan penganut Syiah. Mengaku Nabi tahun 1862 dan mati tahun 1892, kemudian dilanjutkan oleh anaknya, Abbas Efendy yang berpusat di Chicago.
18.           Asy-Syaikhah Manal Wahid Manna, wanita tersebut mulai melontarkan kesesatan sejak tahun 1995. Dan dipenjara oleh pemerintahan Mesir.
19.           Mirza Ghulam Ahmad, (India 1835-1908). Pendiri agama Ahmadiyah. Kitab suci: Tadzkirah. Mati terkena wabah penyakit kolera


Dari Indonesia

20.           Lia Aminuddin, pendiri agama Salamullah. Mengaku men-dapat wahyu dari malaikat Jibril dan mengklaim dirinya Nabi dan Rasul serta Imam Mahdi.   Peristiwa goib yang diperolehnya membuat seorang janda berumur 67 tahun yang berprofesi sebagai perangkai bunga ini mampu menarik ratusan pengikut untuk masuk menjadi penganut Eden.  Tak tanggung-tanggung, ia juga mengklaim bisa meramalkan kiamat, sehingga mulai dari kalangan cendikiawan, seniman dan artis terpikat olehnya.  Dia divonis hukuman 3 tahun penjara oleh Mahkamah Agung 2007.
21.           Ahmad Mukti, putra dari Lia Aminuddin yang dianggap sebagai Nabi Isa.
22.           Dedi Mulyana alias Eyang Ended, Nabi palsu Dedi Mulyana yang berasal dari Banten adalah nabi berperilaku bejat. Mengaku memperoleh wangsit dari musyawarahnya dengan jin di laut, nabi yang juga berprofesi sebagai dukun ini menyatakan kenabiannya. Selama dua tahun Eyang Ended merekrut pengikutnya dengan prasyarat menyetor uang senilai 5 juta rupiah. Parahnya lagi, nabi ini mampu menipu 30 perempuan untuk melakukan ritual keagamaan dengan jalan berhubungan intim.
Perkosaan inilah yang membawa Eyang Ended 'pensiun' jadi nabi palsu. Polisi langsung membekuk Eyang Ended di tempat persembunyiannya di Lampung pada Juni 2005 silam.
23.           Ahmad Musaddeq atau H. Abdul Salam (Lahir Jakarta, 1942), mengaku menjadi Nabi tanggal 23 Juli 2006. Pemim-pin Al-Qiyadah Al-Islamiyah di rezim Presiden Susilo Bam-bang Yudhoyono. Kitab suci: Al-Qur’an dengan pemahaman sendiri. Mengaku bertaubat tanggal 9 November 2007.
24.           Sutarmin, sosok nabi palsu muncul di lereng Gunung Lawu pada awal 2013. Si nabi palsu ini adalah seorang guru agama yang meneruskan ajaran pendahulunya Rochmad Ajaran Rochmad disebarkan secara? tertutup, hanya khusus kepada anggota pengajiannya saja.
Yang akhirnya ditangkap oleh Polres Karanganyar. Namun, hingga kini polisi belum mengungkap identitas dan lokasi nabi palsu tersebut.
25.           Ashriyanti Samuda, seorang Wanita muda (30 tahun) yang sudah percaya diri mengatakan bahwa dirinya adalah nabi. Untuk merekrut pengikut, warga Kepulauan Sula, Maluku ini menerbitkan buku yang dicetaknya sendiri kemudian disebarkan kepada masyarakat setempat... Sang nabi pun akhirnya digiring untuk di sidang pada 15 Juni 2012 lalu.
26.           Ali Taetang, berasal dari Banggai pada tahun 1956 ali taetang mendirikan aliran alian Imamullah. Aliran ini didirikan Haji Ali Taetang Likabu di Dusun Sampekonan, Kecamatan Liang, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah. Tak ada data pasti jumlah pengikutnya tetapi diduga ribuan orang menjadi anggotanya dan tersebar di seluruh Indonesia.
Sebelumnya di daerah ini masyarakat menganut animisme, dinamisme, dan mistik. Secara umum ajaran Alian Imamullah sama dengan Islam tetapi paham ini mempunyai dua penyimpangan pokok yakni kepercayaan terbukanya pintu kenabian setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW sehingga Ali Taetang menyebut diri nabi. Kedua, dia mengubah syahadat rasul.
27.           Zikrullah Aulia Allah, berasal dari Sulawesi Tengah. Zikrullah Anak kedua dari istri kedua Taetang ini mengaku mendapat wahyu tentang kenabian melalui mimpi. Aliran Zikrullah Aulia Allah baru berdiri pada 29 Agustus 2004 lalu.

Aliran ini merupakan versi terbaru dari aliran Alian Imamullah yang didirikan ayahnya, Ali Taetang Likabu pada 1970-an. Pada saat pendirian aliran itu, Zikrullah mengumumkan kenabiannya di atas mimbar Masjid Barokah, Dusun Sampekonan, Desa Labibi, Kecamatan Liang, Kabupaten Banggai Kepulauan. Saat itu, Zikrullah mengaku telah diangkat Allah menjadi nabi meneruskan almarhum ayahnya Ali Taetang Likabu yang juga mengaku sebagai nabi.



Posting Komentar