Rabu, 28 Mei 2014

RUQYAH JARAK JAUH DENGAN MEDIA AIR



RUQYAH JARAK JAUH  DENGAN MEDIA AIR



Ruqyah dengan media air.

Dari ‘Aisyah ra, ia berkata:

كان النبي صلى الله علية وسلم يقرأ و يرقي نفسه ويمسح بكفه على وجهه بعد أن يدخلها في ركوة بها ماء ويقول لا إله إلا الله إن للموت لسكرات اللهم اعني على سكرات الموت.
“Nabi saw membaca ayat-ayat Al-qur’an dan meruqyah untuk dirinya sendiri dan mengusapkan telapak tangannya pada muka sesudah memasukkannya kedalam gelas berisi air dan beliau membaca “Laa ilaaha illalloohu inna lilmauti lasakarootun, alloohumma a’innii ‘alaa sakarootil mauut”. Artinya: ”Tiada Tuhan selain Allah, sesungguhnya kematian itu ada sekaratnya ([1]), ya Allah tolonglah aku dari sakaratul maut”.


Diriwayatkan dari Shalih putra Imam Ahmad, ia berkata:

ربما اعتللت فيأخذ أبي قدحا فيه ماء فيقرأ عليه ويقول لي : اشرب منه ، واغسل وجهك ويديك. ونقل عبدالله أنه رأى أباه يعوذ في الماء ويقرأ عليه ويشربه ، ويصب على نفسه منه .
“Ketika aku sakit maka ayahku mengambil tempat berisi air, maka kemudian dibacakannya ayat-ayat Al-qur’an lalu berkata kepadaku:”Minumlah dan basuhlah muka dan kedua tanganmu dengan air ini”.


Sahkah Ruqyah Jarak Jauh?

Ruqyah adalah doa (permohonan) kepada Allah melalui wasilah ayat / doa nabi, dengan harapan agar Allah menurunkan keberkahan dan fadhilahnya, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.  Allah dalam menurunkan ijabahnya tidak mengenal jarak dan waktu.  Maka sah-sah saja mendoakan / meruqyah orang lain dengan jarak jauh selagi prakteknya tidak menyalahi syari’at.

Dari Abi darda’ ra, Nabi saw bersabda:
دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ ، عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ : آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ  .
“Doa seorang muslim untuk saudaranya (sesama muslim) tanpa diketahui olehnya adalah doa mustajabah. Di atas kepalanya (orang yang berdoa) ada malaikat yang telah diutus, sehingga setiap kali dia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, maka malaikat yang diutus tersebut akan mengucapkan, “Amin dan kamu juga akan mendapatkan seperti itu.” HR. Muslim.




                           Melayani  ruqyah jarak jauh dengan media air


Untuk memberi kemudahan bagi penderita yang berdomisili jauh yang memerlukan pertolongan pengobatan maka kami melayani ruqyah jarak jauh melalui media air yang untuk terapi pengobatan beberapa macam penyakit.


Manfaat Air Ruqyah:

Atas idzin Allah swt, air ruqyah ini akan membawa manfaat:

1.      Untuk terapi penyembuhan segala macam penyakit, ringan atau berat.
v  Penyakit medis: Syaraf, kecerdasan otak, kanker, tumor, gangguan pendengaran, jantung, paru-paru (asma), pembuluh darah, tulang keropos, rahim, sinus, darah tinggi (hipertensi), sakit kepala migren, ginjal, kelenjar gondok, diabetes, demam berdarah, rematik dan asam urat, kandung kemih.
v  Non medis: sihir, gangguan jin / ‘ain (mata jahat), gangguan usaha, gangguan jodoh, gangguan keturunan, anak bandel dll.

2.      Untuk pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Minumkan air ruqyah ini dan usapkan pada tubuh jika memungkinkan. Ini akan sangat baik karena dipadukannya  kedua jenis obat, yaitu Al-qur’an dan obat-obatan kimia.
3.    Untuk mengusir gangguan jin didalam rumah. Siram / percikkan air ini pada seluruh ruangan rumah kecuali kamar mandi (bisa menggunakan alat semprot air), mulailah dari depan rumah.
4.   Untuk konsumsi keluarga. Air ruqyah ini bisa di konsumsi oleh siapapun baik untuk pengobatan, pembentengan keluarga atau rumah tempat tinggal.



Cara Pemesanan:

1.      Kirimkan via sms / telepon tentang pasien:
a)      Nama lengkap dan jenis kelamin.
b)      Jenis penyakit / keluhannya (medis atau non medis). Karena beda keluhan beda juga amalan ruqyahnya.
c)      Letak keluhannya dibagian mana.
d)     Sudah berapa lama menghadapi keluhan tersebut.
2.      Pelaksanaan ruqyah siang / malam sesuai kesepakatan.
3.      Infaq seikhlasnya via Bank Mandiri No Rekening:  129-00-0235138-0.  Atas nama: M. Mustofa. Lalu
      konfirmasikan kepada kami jika sudah transfer (tanpa menyebut nominalnya), kemudian ruqyah kami laksanakan. 



Persyaratan Ruqyah:

1.      Siapkan 1 galon air aqua atau air zam-zam.
2.      Untuk ekonomisnya gunakan kartu Handphone Telkomsel / Indosat sesuai nomor hp kami : 0813-89 444 216  -  0856-91315726.
3.    Aktifkan hp anda dengan suara dikeraskan (loudspeaker) – letakkan hp diatas galon yang sudah dibuka tutupnya dengan posisi layar menghadap kebawah agar energi Al-Qur’an masuk kedalam air secara maximal. (Handphone jangan diangkat / non aktifkan hingga selesai).
4.      Durasi ruqyah kira-kira 1 jam. Tapi bisa kurang dan bisa lebih tergantung dari jenis penyakitnya serta berat / ringan.  Sebelum pembacaan ruqyah kami awali dahulu dengan ritual ibadah shalat hajat dan permohonan kepada Allah swt.


Cara Pemakaian:

1.      Gunakan air ruqyah ini untuk minum dan mandi.
·       Untuk minum, setidaknya sehari tiga gelas (pagi, siang dan malam). Tapi sebaiknya gunakan air ini setiap kali minum.
·   Untuk mandi, ambil air 1 botol aqua ukuran 600 ml lalu campurkan pada air yang akan dipergunakan buat mandi. Atau cukup dibalurkan jika pasien yang tidak bisa mandi.
2.   Apabila setelah pemakaian air ruqyah 1 galon (habis) belum ada perubahan sama sekali, maka silahkan anda berhenti / melanjutkan terapi ini.  Tapi jika sudah mulai ada perubahan maka sebaiknya anda lanjutkan, barangkali Allah akan menurunkan kesembuhan melalui upaya ini walaupun angsurannya perlahan-lahan. Aamiin.

           
Tambahan informasi:

 Terapi ruqyah dengan metode ini diperlukan kasabaran dan tidak cepat putus asa. Asalkan kita sabar dan banyak tawakkal insya allah harapan kita  perlahan-lahan akan ketemu jalannya.
Untuk pasien jauh, disamping meminum air ruqyah sebaiknya dilanjutkan pula dengan ruqyah sekalipun dengan jarak jauh.
 Semoga harapan bapak / ibu / saudara segera dikabulkan oleh Allah swt, aamiin yaa robbal ‘aalamiin.

Nabi bersabda:
“Sesungguhnya besarnya hasil (kesembuhan) yang akan diraih disesuaikan dengan besarnya perjuangan / pengorbanan”.

Kesembuhan & keberhasilan hanyalah atas idzin Allah





[1]   Masa-masa kritis mengadapi kematian yang sudah tidak ada lagi harapan untuk bisa hidup.

                         
Posting Komentar