Jumat, 23 Mei 2014

YOUTUBE Ruqyah Sihir Ular Putih dengan 51.000 pasukan




Seorang pasien dari Tangerang dengan keluhan penglihatan mata kanannya gelap sama sekali tidak bisa melihat.  Sebelum saya ruqyah, pasien mengerjakan shalat ashar diruang praktek. Baru selesai salam dan belum berinjak dari sajadahnya tiba-tiba kaki kanannya kejang, kaku dan terasa berat katanya, tetapi ia masih dalam kondisi sadar.
Ketika saya dekati dan langsung saya coba teknik mencabut tapi ternyata masih belum bisa karena masih terlalu kuat. Lalu saya pegang kepalanya dan saya bacakan Al-Fatihah, ayat kursi dan beberapa ayat lainnya. Tak lama setelah itu pasien langsung tidak sadarkan diri (kesurupan).
Kemudian saya bacakan ayat dan doa untuk melemahkan sambil saya pegang bagian kelemahannya, kira-kira 15 menit kemudian jin berkata” ampun, ampun”.  Setelah itu pasien saya suruh duduk tenang dan bersila, lalu saya ajak berdialok.


Hasil dialok saya dengan jin tersebut.

Menurut pengakuannya dari beberapa pertanyaan saya adalah:

1.      Ia adalah jin jelmaan ular putih yang sudah berusia 5.000 tahun, memakai 3 mahkota dikepalanya.
2.      Masuk ketubuh pasien semenjak pasien masih usia bayi, sedangkan usia pasien sudah 35 tahun.
3.    Masuk ke tubuh pasien atas perintah ratunya yang juga berada dibadan pasien, tepatnya dibagian mata kanannya. Menurutnya juga, ratunya adalah berwujud ular naga yang sangat besar.  Karena besarnya, sisik-sisiknya saja selebar pintu rumah, katanya. Dan istana ratu dijaga oleh 26 harimau putih dan pasukan lainnya.
4.  Untuk melindungi kekuasaannya, jin yang saya ajak dialok tersebut memiliki 51.000 pasukan dan bersembunyi di punggung dibawah leher pasien.
5.   Ia ditugaskan oleh ratunya untuk menjaga pintu gerbang menuju istana ratu. Katanya, sebelum sampai ke istana ratu masih terdapat 4 gerbang lagi yang dijaga oleh ratusan ribu jin.


Jin bertaubat dan keluar

1.      Setelah jin tersebut menjawab semua pertanyaan saya, kemudian saya suruh untuk keluar dari tubuh pasien agar kembali keasalnya dan ia bersedia mau keluar sendiri.  
2.   Sebelum keluar saya tawarkan kepadanya dan seluruh pasukannya untuk bertaubat kepada Allah dan bersyahadat memeluk agama islam dan mereka bersdia.  Lalu jin saya bimbing bersyahadat dan beristighfar sampai selesai.
3.      Sambil saya sentuh kepala pasien, lantas ia saya suruh pertama untuk mengeluarkan seluruh pasukan dan senjata-senjatanya terlebih dahulu sampai habis. Berkali-kali ia mencabut dari bagian punggung sampa tinggal ia sendiri sebagai pimpinannya.
4.      Lalu saya perintahkan ia untuk keluar sendiri. Sebelum keluar ia baca “Bismillaahirrohmaanirrohiim, Laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim”.  
Kemudian ia mencabut dirinya sendiri dari punggung pasien.  Dan alhamdulillaah seketika itu pasien langsung sadar.

Proses ruqyah ini dari awal s/d selesai memakan waktu kurang dari satu jam, dan alhamdulillah Allah beri kemudahan saya tanpa didampingi oleh asisten.


Kesembuhan hanyalah milik Allah




Posting Komentar